Berikut ini adalah beberapa permasalahan handphone yang sering kita jumpai, beserta cara perbaikannya :
Baterai Boros
Kita
lihat dari daya tahan (life time) dan waktu standby maupun waktu
percakapan, kita bisa memeriksa dan menguji pada ponsel dengan
menggunakan power supply dengan langkah sebagai berikut :
- Saat
ponsel anda masih dalam keadaan mati (off) inilah ponsel sudah mengambil
arus pada baterai, ini terbukti dengan jarum ampere pada power supply
menunjukkan angka 100 mili ampere. Keadaan seperti ini yang menyebabkan
baterai ponsel boros, sebab ponsel terus menerus mengambil arus dari
baterai meski ponsel telah mati.
- Sekarang lepaskan IC PA terlebih dahulu.
- Lakukan kembali tes ulang seperti yang diatas, lihat jarum ampere apabila diam, maka bisa dipastikan IC PA-nya rusak.
-
Ganti IC PA dengan yang baru, lakukan kembali tes ulang seperti yang
diatas, lihat jarum ampere, jarum ampere harus tetap diam.
- Baterai anda sudah tidak boros lagi.
Sinyal Ada, Kemudian Hilang
Permasalahannya sinyal pada ponsel tidak stabil, terkadang kuat, terkadang lemah.
Prosedur perbaikan :
-
Periksa apakah ponsel bisa digunakan untuk mencari jaringan dengan cara
manual. Jika ponsel tidak bisa mencari jaringan secara manual, maka IC
RF (HAGAR) rusak, gantilah IC RF (HAGAR).
- Periksa juga apakah jalur ke IC PA tidak terputus.
- Apabila sebaliknya ponsel bisa mencari jaringan dengan cara manual, maka IC PA yang rusak, gantilah IC PA.
-
Setelah hardware dari ponsel sudah diuji dan diperbaiki namun masalah
tetap muncul, kita perlu memprogram ulang/flash ulang software ponsel
sesuai dengan jenis dan versi ponsel atau dengan versi yang lebih baru
dari versi software ponsel sebelumnya.
- Nyalakan ponsel anda, maka ponsel anda akan berfungsi dengan normal kembali.
Handphone Bisu
Pada
ponsel yang bisu, apabila ponsel kita pakai telepon, maka lawan bicara
kita tidak bisa mendengar suara kita, kita bisa melakukan pemeriksaan
dan pengujian pada komponen MIC dengan menggunakan multitester dengan
langkah sebagai berikut :
- Gunakan multitester yang manual pada
skala xl, hubungan kabel kutub positif dan kabel kutub negatif dari
multitester pada kaki-kaki komponen MIC, apabila jarum multitester
bergerak maka komponen MIC dalam keadaan baik. Tetapi apabila jarum pada
multitester tidak bergerak maka kita perlu mengganti komponen MIC
tersebut, sebab komponen MIC yang rusak.
- Selanjutnya kita tes jalur
dari komponen MIC. Untuk tes jalur kaponen MIC, kita juga gunakan
multitester manual pada skala x1, hubungkan kabel multitester dengan
interface MIC pada kutub positif dan negatif, apabila jarum multitester
bergerak, maka jalur baik, tetapi bila jarum multitester tidak bergerak,
maka jalur MIC terputus.
Kita bisa lakukan sistem jumper untuk mengatasinya.
- Apabila jalur baik, coba panaskan IC Audio dengan menggunakan blower.
- Jika ponsel masih bisu, gantilah IC Audio dengan yang baru.
- Setelah kita lakukan secara hardware tetapi ponsel masih bisu, maka kerusakan terdapat pada program (software) ponsel.
Flashing Nokia Mati Total
Lakukan
pemeriksaan terhadap baterai apakah masih bisa digunakan atau sudah
saatnya diganti yang baru, selanjutnya periksa jalur ped baterai dengan
menggunakan avometer apakah terjadi korsleting atau tidak, kemudian cek
handphone dengan menggunakan UFS-8. Lihat hasilnya apakah Boot Ok atau
Err, jika Boot Ok, seperti tampak pada gambar di atas, maka proses
repair handphone tersebut bisa dilanjutkan ke proses berikutnya yaitu
melihat apakah handphone bisa memberikan Info dengan menekat tombol
“Info” Jika hasilnya Boot Err seperti tampak pada gambar di bawah,
proses repair handphone selanjutnya adalah:
Periksa kabel UFS-8,
kemungkinan Boot Errr seperti ini dapat juga disebabkan oleh Kabel Flash
yang kurang connect pada terminal jalur FBUS data pada PCB mesin
handphone. Kemungkinan kotor atau kurang bersih juga bisa coba anda
periksa dan bersihkan terminalnya atau tempat menempelnya pin kabel
flash itu, kemungkinan lain dari connection kabel ini juga adalah pin
kabelnya miring atau bengkok.
- Periksa IC Hagar/Mjolner, coba anda
melakukan rebold pada IC Hagar /Mjolner coba direbold sebelum memutuskan
untuk menggantinya.
- Periksa UPP/CPU. Apabila kedua langkah
tersebut diatas sudah dilakukan, maka kerusakan terjadi pada IC UPP/CPU,
coba direbold terlebihdahulu, apabila hasilnya sama saja, maka anda
harus mengganti IC UPP.
- Setelah IC UPP diganti, lakukan pengecekan
dengan UFS-8, jika fist Boot Ok, maka proses repair handphone
selanjutnya lakukan proses flashing sampai finish.
Jumper Switch Antena
Masalah
sinyal yang tidak stabil terkadang bisa memusingkan kita tatkala sedang
membutuhkan fungsi ponsel untuk melakukan panggilan yang terhitung
penting. Masalah sinyal sebenarnya disebabkan oleh 2 hal yakni, kualitas
sinyal dari BTS operator yang lemah dan kondisi ponsel itu sendiri yang
memang memiliki masalah di dalamnya.
Jika pancaran sinyal BTS memang
tidak memiliki masalah sama sekali maka bisa dipastikan, masalah yang
terjadi disebabkan oleh ponsel.
Ponsel yang bermasalah dengan sinyal
juga memiliki 2 kemungkinan, yaitu dari software atau dari hardware.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perbaikan software
dengan tuning signal. Jika setelah melakukan tuning signal masih saja
meiliki masalah, maka langkah terakhir adalah melakukan pergantian pada
komponen switch antena, IC RF, PA, Audio dan masih banyak lagi yang
berhubungan dengan lemahnya sinyal ponsel.
Switch antena yang
lemah, bukan berarti harus dilakukan penggantian. Jika memang dana yang
dimiliki sangat terbatas, maka kita bisa melakukan jumper switch antena
tanpa harus mengganti IC PA.
Peralatan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah :
1. Solder berikut timah 0,3 mm
2. Cairan Flux
3. Kabel jumper 0,3 mm
Langkah-langkah yang harus dilakukan :
1. Lepaskan casing ponsel sampai tinggal PCB/Board Ponsel.
2. Siapkan kabel jumper untuk disambung pada titik yang sesuai, tepatnya di IC PA.
3. Setelah melakukan jumper, satukan kembali bagian-bagian ponsel seperti semula.
4. Ponsel sudah bisa digunakan dengan tangkapan sinyal yang lebih baik.
Trick
jumper switch antena ini akan berpengaruh pada kemampuan ponsel dual
band menjadi satu band saja, yakni 900 MHz. Trick ini sangat berguna
untuk menyiasati keterbatasan dana. Jika memang tidak ingin kehilangan
kemampuan ponsel dual band menjadi satu band saja, maka alternatifnya
adalah melakukan pergantian IC PA dengan yang baru.
Permasalahan Keypad
Permasalahan
keypad pada ponsel ada beberapa macam, meskipun sangat jarang terjadi
kerusakan pada keypad ponsel. Berikut adalah beberapa jenis kerusakan
pada keypad ponsel berserta dengan solusinya :
- Apabila salah satu
keypad ditekan tetapi tidak berfungsi, misalnya angka 3, kita periksa
dan uji tegangan (volt) pada tombol 3, maka tegangan (volt) yang keluar
adalah 0 V, itu berarti tidak ada tegangan (volt) yang keluar. Kerusakan
seperti ini bisa disebabkan oleh koneksitas yang buruk pada jalurnya,
coba kita bersihkan dulu lempengan kuningan keypad pada PCB dengan
menggunakan penghapus pencil yang biasa kita gunakan. Apabila masih
belum berhasil maka kita lakukan proses jumper dengan cara : Misalnya
tadi angka 3 yang tidak berfungsi maka jumperlah angka 3 tadi dengan
angka 2 (horisontal) dan angka 6 (vertikal), jumper ‘bulatan luar’
lempengan kuningan antara angka 3 dengan angka 2 (secara horisontal),
lalu jumper ‘bulatan dalam’ lempengan kuningan antara angka 3 dengan
angka 6 (secara vertikal).
- Semua keypad tidak berfungsi alias
‘hang’, maka periksa dan uji terlebih dahulu apakah IC Power masih baik,
lakukan pemanasan saja jika IC Power masih baik, atau gantilah IC Power
dengan yang baru apabila ternyata IC Power sudah rusak. Setelah itu
lakukan program ulang (flash).
- Salah satu keypad jika ditekan maka
yang keluar tidak sama, misalnya kita tekan angka 5 tetapi yang keluar
angka 1. Kita periksa dan uji tegangan (volt) pada tombol 5, maka
tegangan (volt) yang keluar adalah 2.0 V. Kerusakan seperti ini bisa
disebabkan oleh koneksitas yang kurang baik, kita lakukan proses jumper
seperti cara di atas.
- Salah satu tombol ditekan maka menyebabkan
ponsel mati, jika kita periksa atau uji maka tegangan (volt) yang
dikeluarkan adalah 2,8 V.
- Solusinya kita lakukan pemeriksaan dan
pengujian dahulu pada IC Power¬nya, panasi IC Power jika tidak rusak
atau gantilah IC Power dengan yang baru jika rusak, selanjutnya lakukan
program ulang (flash) software ponsel anda.
No Signal/ No Network
Permasalahan : Saat kita memasukkan SIM Card lalu menyalakan ponsel, maka tidak ada sinyal ataupun jaringan yang muncul pada LCD ponsel.
Prosedur perbaikan :
-
Periksalah terlebih dahulu komponen antena dan konektor antena,
pastikan terhubung dengan baik. Apalagi bila ponsel anda merupakan
ponsel dengan antena dalam, berhubungan dengan PCB atau mainboard
melalui dua pointer kontak yang elastis, jika kedua pointer kontak ini
mengalami kontak yang jelek, masalah yang muncul adalah tidak adanya
jaringan (no network) dan penerimaan sinyal yang jelek bahkan sinyal
hilang (no signal). Khususnya dengan mesin yang terbentur atau jatuh ke
dalam air, kontak yang jelek dan oksidasi akan terjadi pada pointer
kontak. Saklar antena adalah satu-satunya jalan untuk rnenerima dan
mengirim sinyal, jika rusak atau penyolderan pin-nya rusak, akan muncul
masalah tidak adanya network atau transmisi.
- Selanjutnya kita
mencoba mencari jaringan pada ponsel dengan metode manual, jika dengan
metode manual ini gagal dalam mencari jaringan, jadi kita bisa pastikan
ada masalah dalam IC RF (HAGAR), gantilah IC RF (HAGAR) ini maka masalah
akan selesai.
- Jaringan dapat dicari dengan metode manual tetapi
kadang-kadang gagal, bahkan tidak dapat terhubung juga dengan jaringan.
Gejala ini disebabkan masalah IC RF (HAGAR), IC AUDIO (COBBA). Jika
modul COBBA menampakkan adanya kesalahan, kemungkinan besar memang
disebabkan oleh penyolderan BGA-nya dan unit-unit disekitarnya yang
buruk, atau kekurangan arus, sedangkan kebanyakan masalah HAGAR
dikarenakan unit-unitnya buruk.
- Jika mencari jaringan dengan metode
manual pada ponsel kita hanya mendapatkan 1 (satu) operator/penyedia
jasa layanan selular saja, maka ada masalah dengan IC VCO, gantilah IC
VCO ini maka masalah akan selesai.
- Apabila tidak ada masalah dengan
metode manual, periksalah jalur arus dari baterai ke IC PA, jika tidak
ada masalah dengan jalur selanjutnya kita periksa apakah komponen IC PA
berfungsi dengan baik. Kita bisa gunakan multitester untuk menguji IC
PA, jika ternyata IC PA tidak berfungsi dengan baik, kita ganti IC PA
ini maka masalah akan selesai.
- Setelah pengujian dan perbaikan pada
hardware kita lakukan tetapi sinyal tetap tidak ada/hilang, maka kita
beranjak pada softwarenya. Kita flash ponsel sesuai dengan jenis ponsel
dan versi software ponsel sebelumnya ataupun dengan versi software yang
lebih baru (upgrade).
Panggilan Gagal
Permasalahan : Ponsel tidak bisa dipakai melakukan panggilan meskipun indikator sinyal pada ponsel ada.
Prosedur perbaikan :
- Periksa terlebih dahulu pengaturan pada menu ponsel ‘Call Setting’ dan ‘Phone Setting’. Apakah pengaturan sudah benar?
- Jika pengaturan sudah benar, maka kita lanjutkan dengan memeriksa jalur ke IC PA.
-
Jika jalur ke IC PA baik, uji IC PA itu sendiri apakah masih berfungsi
dengan baik, jika tidak berfungsi dengan baik gantilah IC PA.
-
Apabila IC PA sudah diganti namun masih tidak dapat melakukan panggilan,
kita uji ponsel mencari jaringan dengan cara manual, bila ponsel
terkadang bisa mencari tetapi terkadang tidak, panasi IC RF (HAGAR)
terlebih dahulu, bila masalah tetap ada maka gantilah IC RF (HAGAR).
- Flash ulang ponsel.
Ponsel Jatuh
Permasalahan
: Tanpa sengaja ponsel kita terjatuh, karena ponsel terjatuh maka
ponsel mati, setelah itu kita coba nyalakan kembali ponsel kita tetapi
ponsel tidak mau nyala kembali alias mati total.
Prosedur perbaikan :
-
Kita tidak boleh langsung memeriksa dan menguji ponsel dengan power
supply, hal ini dimaksudkan untuk mencegah hubungan pendek antar
komponen ataupun modul dalam ponsel. Sebab kemungkinan besar setelah
ponsel terjatuh maka letak daripada komponen ataupun modul dalam ponsel
berubah dan tidak pada tempatnya, inilah yang dikuatirkan bisa
menyebabkan hubungan pendek antar komponen ataupun modul dalam ponsel.
-
Jadi terlebih dahulu ponsel tersebut harus dibongkar, dipanasi
(diblower), kemudian kita reposisi kembali letak atau posisi dari
tiap-tiap komponen ataupun modul yang berubah letaknya sebagai akibat
dari ponsel yang terjatuh tadi.
- Setelah kita membongkar, memanasi,
dan mereposisi semua letak komponen ataupun modul pada tempatnya maka
barulah kita boleh menggunakan power supply untuk memeriksa dan menguji
ponsel kita apakah kerusakan terletak pada softwarenya atau hardwarenya.
- Kemungkinan besar komponen yang rusak sebagai akibat dari ponsel yang terjatuh tadi adalah IC PA atau IC Power.
-
Namun jika jarum skala ampere pada power supply naik sekitar ± 50 mili
ampere saat tombol ‘on’ pada ponsel ditekan, berarti kerusakan terletak
pada softwarenya ponsel. Kita lakukan program ulang (flash) pada ponsel
sesuai dengan jenis dan versi ponsel anda saat ini atau kita bisa
melakukan proses upgrade versi software ke versi software yang lebih
tinggi dari versi ponsel anda sebelumnya.
- Coba nyalakan ponsel anda kembali, ponsel anda pasti nyala.
Insert Sim Card
Modul IC Power (CCONT) bekerja tidak hanya untuk modul power supply seluruh mesin, tetapi juga sirkuit komunikasi antar SIM card dan CPU. Jika penyolderan yang jelek dan kerusakan dalam bagian-bagian modul IC Power ( CCONT), muncul masalah pada SIM card, ketika SIM card dimasukkan dan power dinyalakan , muncul pesan ‘SIM card is not accepted’, jika kontak tidak pas dalam soket SIM card, muncul display ‘Please insert SIM card’. Kerusakan lain yang mungkin terjadi :
-
SIM card reader, periksalah apakah lempengan pada tempat SIM card
tersebut bengkok atau kotor yang bisa mengganggu konseksitas dari SIM
itu sendiri , gantilah jika anda rasa perlu.
- Periksalah dan ujilah resisten dan SIM lines ke ground, nilainya harusnya tidak kurang dari 200kS.
-
Periksa dan uji apakah tegangan VSIM naik menjadi 3/5 volt setelah
ponsel anda nyalakan. Jika tegangan VSIM cocok tetapi ponsel anda tidak
dapat mengenali SIM card, periksa apakah SIM lines terhubungkan ke
ground atau terputus, juga cek tampilan mekanik dari SlM reader. Jika
tegangan VSIM idak meningkat pada nilai yang diharapkan, ganti IC Power
(CCONT). Jika tetap salah setelah mengganti IC Power (CCONT), mungkin
disebabkan jalur atau PCB yang rusak.
- Jika “SlM card not accepted”
tampil pada LCD ponsel anda, tetapi setting-SIM lock benar atau tidak
ada SlM lock yang diset, maka IC Audio (COBBA) perlu diganti. Ingat
bahwa anda harus menulis ulang data SIM lock dan tune nilai Rx/Tx
setelah mengganti IC Audio (COBBA).
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar